Kamis, 29 September 2016

MenPAN-RB Asman Abnur menegaskan, untuk rekrutmen CPNS jalur umum yang diprioritaskan adalah lulusan perguruan tinggi berakreditasi A.

Sahabat pembaca Info ASN CPNS, sudah tahukah anda bahwa Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Asman Abnur menegaskan, untuk rekrutmen CPNS jalur umum yang diprioritaskan adalah lulusan perguruan tinggi berakreditasi A.

Alasannya, standar kompetensi lulusan PT akreditas A lebih jelas.

"Saya maunya PNS kita seperti pekerja bank. Gesit, tanggap, profesional, dan ramah. Bank saja kalau merekrut pegawai memilih lulusan PT terbaik, kenapa PNS nggak?," ujar Asman dalam media gathering jurnalis KemenPAN-RB yang dilaksanakan 29-30 September di Padalarang, Bandung.

Meski sudah menggunakan metode computer assisted test (CAT), lanjut politikus PAN ini, seleksi administrasi harus diperketat juga.

Diprioritaskan yang lulusan cumlaude atau lulusan dari PT berakreditasi A.

"Kenapa harus diperketat, biar PNS itu bukan profesi kedua bagi pelamar. PNS harus utama makanya mulai rekrutmen awal mesti diperketat sehingga ada kebanggaan pada diri CPNS yang lulus‎. Kalau cara masuknya gampang, mana ada kebanggaaan," tuturnya.

Kebijakan ini menurut Asman sudah mulai diberlakukan dan akan terus diperbaiki sehingga diperoleh aparatur profesional dengan kompetensi tinggi.

Berita ini bersumber dari JPNN.
Share:
Read More

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) akan mengumumkan kepastian soal ada atau tidaknya rekrutmen CPNS 2016 minggu depan.

Sahabat pembaca Info ASN CPNS, sudah tahukah anda bahwa masyarakat harap-harap cemas menunggu kepastian soal ada atau tidaknya rekrutmen CPNS 2016. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) akan mengumumkan kepastian tersebut minggu depan.

"Satu minggu lagi akan diumumkan proses finalisasi. Tapi kalau untuk formasi kesehatan, pendidikan, guru garis depan kan masih buka, tidak ada moratorium," ujar MenPAN RB Asman Abnur dalam acara Media Gathering di Mason Pine Hotel, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (29/9/2016) malam.

Menurut Asman, saat ini pihaknya masih mengkaji formasi di lembaga kementerian, pemerintahan daerah dan jumlah PNS yang pensiun.

"Saya masih menunggu satu tahapan. Berapa jumlah yang pensiun sesuai kebutuhan masing-masing, sesuai kemampuan APBN. Papua, Kaltara masih terbuka, tapi tetap hitung-hitungan dulu," jelasnya.

Pertimbangan lainnya, lanjut Asman, pihaknya juga akan melihat belanja pegawai dari pemerintah daerah di Indonesia. Hal itu akan menjadi dasar memutuskan apakah daerah diizinkan untuk merekrut pegawai baru atau tidak.

"Kita melihat beberapa daerah belanja pegawai rutinnya di atas 60 persen. Nah hal-hal seperti ini kan enggak sehat. Jangan sampai APBD habis oleh belanja daerah. Idealnya 50 persen belanja pegawainya, itu bisa dipertimbangkan boleh rekrutmen pegawai," pungkasnya.

Berita ini bersumber dari Detik.
Share:
Read More

Dalam waktu dekat pengadaan pegawai tahun 2016 akan diputuskan Kementerian PAN RB.

Sahabat pembaca Info ASN CPNS, sudah tahukah anda bahwa setelah dua bulan menjabat sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara, Asman Abnur menetapkan sejumlah quick win atau program prioritas yang akan dilakukan dalam kurun waktu tiga tahun kepemimpinannya. Ia berharap, implementasi program-program dimaksud bisa membuahkan legacy yang bermanfaat bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Hal itu dikatakan Menteri Asman dalam perbincangan dengan awak media di Bandung, Kamis (29/09). "Kami telah menetapkan sejumlah quick win sebagai program prioritas, sesuai arahan Presiden," ujar Asman yang didampingi Sesmen PANRB Dwi Wahyu Atmaji dan 4 Deputi.

Dijelaskan, quickwin pertama adalah percepatan pelaksanaan reformasi birokrasi. Dalam hal ini Menteri menekankan pentingnya penerapan pemerintahan berbasis elektronik, yang salah satunya berupa E-performance base Budgeting atau yang dikenal dengan e-budgeting. "Setiap anggaran yang keluar harus terukur, " ujarnya.

Quick win kedua, yakni penerapan dan evaluasi sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (SAKIP) untuk seluruh instansi pemerintah, baik pusat maupun Pemda. Di bidang kelembagaan, lanjut Menteri, setidaknya terdapat tiga quick win.

Pertama, penyederhanaan lembaga non struktural (LNS) yang sudah dilakukan belakangan ini akan dilanjutkan. "Barusan dilakukan terhadap sembilan LNS. Presiden memerintahkan untuk terus disederhanakan," imbuhnya. Langkah tersebut untuk meningkatkan efisiensi, terutama efisiensi kewenangan. "Kalau satu urusan sudah ditangani satu lembaga atau kementerian, jangan ada lembaga lain yang menangani," tegas Asman yang diiyakan Deputi Kelembagaan dan Tatalaksana Rini Widyantini.

Rini menambahkan, dari 115 LNS, sembilan sudah digabungkan ke kementerian, dan ada dua yang dalam waktu dekat akan digabung. Selanjutnya, sejumlah LNS yang dibentuk dengan undang-undang juga akan dievaluasi, meskipun diakui pelaksanaannya lebih rumit, karena harus mengubah undang-undang.

Namun Rini mengatakan, sesuai arahan Presiden, pihaknya terus mengawal pembuatan undang-undang yang mengamankan pembentukan lembaga baru. "Pembentukan undang-undang jangan mengamatkan pembentukan lembaga baru," ujarnya.

Quick win dari Kedeputian Kelembagaan dan Tatalaksana berikutnya adalah mendorong penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) atau e-goverment bagi pemerintah daerah "Sejauh ini banyak yang sudah berhasil menerapkan dan manfaatnya sangat banyak. Kami akan merekomendasikan agar daerah lain supaya meniru daerah tersebut," ujar Asman, seraya menambahkan dalam waktu dekat akan menetapkan daerah-daerah yang menjadi role model.

Meskipun masih wacana, Menteri PANRB akan mendesiain penyederhanaan sekolah-sekolah kedinasan serta lembaga-lembaga Diklat di bawah kementerian dan lembaga. Kemungkinan akan dibuat semacam holding, sehingga tercipta efisiensi yang cukup besar. Sebab keberadaan institusi tersebut semuanya untuk meningkatkan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) khususnya PNS. "Kami masih mengkaji," imbuh Menteri.

Quick win berikutnya, dari Kedeputian SDM Aparatur, dikatakan bahwa saat ini fokus untuk mempercepat penyelesaian Peraturan Pemerintah (PP) sebagai pelaksanaan Undang-Yndsnf No. 5/2014 tentang ASN. Mudah-mudahan akhir bulan ini PP tentang Manajemen PNS selesai. "Kalau PP ini selesai segera diikuti dengan PP lainnya," ujar Menteri.

Menteri juga menegaskan, quick win berikutnya adalah membangun sistem informasi manajemen. Saat ini beberapa kementetian dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) sudah nyambung. Tapi antara BKN dengan Pemda belum. "Nantinya ASN yang ngurus kenaikan pangkat jangan lagi nenteng-nenteng map," ujr Asman yang diamini Deputi SDM Aparatur Setiawan Wangsaatmaja.

Terkait dengan pengadaan pegawai tahun 2016, yang juga merupakan quick win, Menteri menegaskan bahwa saat ini belum diputuskan. "Dalam waktu dekat akan kami putuskan," ujarnya.

Dikatakan, quick win berikutnya adalah menjadikan ASN sebagai perekat nasional, seperti diperintahkan Presiden kepada Menteri Asman.

Quick win di bidang pelayanan publik antara lain Penilaian pelayanab publik di daerah, seperti Samsat, Inovasi Polres, pelayanan SIM. Selain itu, Kementetian PANRB terus mendorong replikasi inovasi pelayanan publik. "Bulan depan akan digelar forum replikasi inovasi pelayanan publik. Seluruh daerah akan diundang," ujar Asman.

Deputi Pelayanan Publik Diah Natalisa menambahkan, saat ini penanganan pengaduan pelayanan publik dialuhkan ke Kementerian PANRB. Menteri menegaskan, dua bulan sudah cukup untuk mempelajari, dan kini saatnya untuk eksekusi. 

Berita ini bersumber dari Kementerian PAN RB.
Share:
Read More

Ralat Pengumuman Seleksi ASN dari Pelamar Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (THL-TB PP) Kementerian Pertanian Tahun 2016

RALAT
PENGUMUMAN TAMBAHAN II
NOMOR: 1555/KP.110/A2/09/2016
TENTANG LOKASI UJIAN, PERSYARATAN VERIFIKASI DAN VALIDASI, SERTA TATA TERTIB PELAKSANAAN TEST KOMPETENSI DASAR (TKD) DENGAN SISTEM CAT PELAKSANAAN SELEKSI PENGADAAN ASN
A. LOKASI UJIAN
Lokasi ujian Aparatur Sipil Negara (ASN) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Penyuluh Pertanian dari Pelamar Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (THL-TB PP) Kementerian Pertanian Tahun 2016 sebagai berikut:

     Berita ini bersumber dari Kementerian Pertanian RI.
Share:
Read More

Rabu, 28 September 2016

Lokasi Ujian, Persyaratan Verifikasi dan Validasi, Serta Tata Tertib Pelaksanaan Test Kompetensi Dasar (TKD) Seleksi Pengadaan ASN dengan sistem CAT

Sahabat pembaca Info ASN CPNS, berikut ini pengumuman Lokasi ujian, persyaratan verifikasi dan validasi, serta tata tertib Pelaksanaan Test Kompetensi Dasar (TKD) dengan sistem CAT Pelaksanaan seleksi pengadaan ASN yang bersumber dari Kementerian Pertanian RI



PENGUMUMAN TAMBAHAN II
NOMOR: 1555/KP.110/A2/09/2016


TENTANG


LOKASI UJIAN, PERSYARATAN VERIFIKASI DAN VALIDASI, SERTA TATA TERTIB
PELAKSANAAN TEST KOMPETENSI DASAR (TKD) DENGAN SISTEM CAT
PELAKSANAAN SELEKSI PENGADAAN ASN


A. LOKASI UJIAN

Lokasi ujian Aparatur Sipil Negara (ASN) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Penyuluh Pertanian dari Pelamar Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (THL-TB PP) Kementerian Pertanian Tahun 2016 sebagai berikut:

No
Lokasi CAT
Provinsi
Hari/Tanggal
Pelaksanaan
Verifikasi
Hari/Tanggal
Pelaksanaan
Test CAT
1
UPT Teknologi Informasi
dan Komunikasi
Universitas Syiah Kuala
Aceh
Senin,
3 Oktober 2016
Selasa s.d Kamis,
4 - 6 Oktober 2016
2
Kanreg VI BKN Medan
Sumatera Utara
Selasa,
4 Oktober 2016
Rabu s.d Kamis,
5 - 6 Oktober 2016
3
Kanreg Xii BKN
Pekanbaru
Sumatera Barat
Selasa,
4 Oktober 2016
Rabu,
5 Oktober 2016
Riau
Kepulauan Riau
4
UPT BKN Jambi
Jambi
Selasa,
4 Oktober 2016
Rabu,
5 Oktober 2016
5
Kanreg VII BKN
Palembang
Sumatera
Selatan
Selasa,
4 Oktober 2016
Rabu s.d Kamis,
5 - 6 Oktober 2016
Bangka-Belitung
Bengkulu
6
Kanreg V BKN DKI
Jakarta
Jakarta
Selasa,
4 Oktober 2016
Rabu, 5 Oktober
2016
Lampung
7
Politeknik Tonggak
Ekuator Pontianak
Kalimantan Barat
Selasa,
4 Oktober 2016
Rabu,
5 Oktober 2016
8
UPT BKN Serang
Banten
Selasa,
4 Oktober 2016
Rabu s.d Kamis,
5 - 6 Oktober 2016
9
Kanreg III BKN Bandung
Jawa Barat
Selasa,
4 Oktober 2016
Rabu s.d Kamis,
5 - 6 Oktober 2016
10
Kanreg I BKN
Yogyakarta
Daerah Istimewa
Yogyakarta
Selasa,
4 Oktober 2016
Rabu s.d Kamis,
5 - 6 Oktober 2016
11
UPT BKN Semarang
Jawa Tengah
Selasa,
4 Oktober 2016
Rabu s.d Kamis,
5 - 6 Oktober 2016
12
Kanreg II BKN Surabaya
Jawa Timur
Selasa,
4 Oktober 2016
Rabu s.d Kamis,
5 - 6 Oktober 2016
13
Kanreg X BKN Denpasar
Bali
Selasa,
4 Oktober 2016
Rabu,
5 Oktober 2016
14
BKDD Prov Mataram
NTB
Selasa,
4 Oktober 2016
Rabu,
5 Oktober 2016
15
Politeknik Negeri Kupang
NTT
Selasa,
4 Oktober 2016
Rabu s.d Kamis,
5 - 6 Oktober 2016
16
BKD Prov Kaltara
Tanjung Selor
Kalimantan Utara
Selasa,
4 Oktober 2016
Rabu,
5 Oktober 2016

B. PERSYARATAN VERIFIKASI DAN VALIDASI

Sebagai bukti kartu peserta ujian yang akan diverifikasi dan divalidasi oleh Tim

Kementerian Pertanian di Provinsi sebelum penyelenggaraan test CAT dengan
membawa:
1. Kartu Peserta Ujian yang dicetak pada saat pendaftaran online;
2. Pasphoto terbaru berwarna berlatar belakang merah ukuran 4x6 sebanyak
    2 (dua) lembar ditempel di Kartu Peserta Ujian;
3. Foto copy ijazah yang telah dilegalisir (cap dan tanda tangan asli) yakni;
    a) Fakultas oleh Dekan;
    b) Akademik oleh Direktur;
   c) Sekolah Tinggi oleh Ketua; dan
   d) SLTA/SMK oleh Kepala Sekolah.
Ijazah tersebut sesuai dengan tingkat pendidikan sebagaimana tersebut pada Keputusan Menteri Pertanian Nomor: 117/Kpts/KP.100/2/2016 tentang Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian Kementerian Pertanian Tahun 2016 atau Nomor: 392/Kpts/KP.100/6/2016 tentang Perubahan Atas Keputusan Menteri Pertanian Nomor 117/Kpts/Kp.100/2/2016 tentang Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian Kementerian Pertanian Tahun 2016;
4. KTP asli/Keterangan Domisili dan foto copy KTP/Keterangan Domisili;
5. Materai Rp 6000,- sebanyak 1 (satu) lembar.

C. TATA TERTIB PELAKSANAAN TEST KOMPETENSI DASAR (TKD) DENGAN
SISTEM CAT

1. Tata Tertib Peserta
a. Peserta tes hadir 60 (enam puluh) menit sebelum tes dimulai sesuai jadwal dan sesi yang ditetapkan.  
b. Peserta tes harus melakukan registrasi dan mendapatkan PIN REGISTRASI dari Tim Admin aplikasi sebelum TKD dimulai.
c. Peserta tes wajib mengisi daftar hadir yang telah disiapkan oleh panitia.
d. Peserta tes yang terlambat dari waktu pelaksanaan tes sesuai sesi yang telah ditetapkan, tidak diperkenankan masuk untuk mengikuti tes (dianggap gugur).
e. Peserta tes wajib membawa Kartu Peserta Ujian yang telah diverifikasi
dan validasi, serta telah distempel, dan KTP/Surat Keterangan Domisili,
serta menunjukkan kepada panitia. 
f. Peserta tes harus sesuai dengan foto yang ada di Kartu Peserta Ujian.
 g. Peserta tes menggunakan pakaian rapih dan sopan (kemeja/blous berwarna putih, dan celana panjang/rok bukan jeans berwarna hitam).  
h. Peserta tes memakai kemeja/blous berwarna putih dan celana panjang/rok (bukan jeans) berwarna hitam serta memakai sepatu pantovel. 
i. Peserta tes memasuki ruang ujian sesuai dengan sesi dan menduduki tempat yang telah ditentukan.
j. Peserta tes hanya diperbolehkan membawa Kartu Peserta Ujian, KTP, dan alat tulis berupa pensil ke dalam ruang tes.
k. Peserta tes dilarang membawa kedalam ruangan CAT barang-barang sebagai berikut:
    1) buku-buku dan catatan lainnya;
    2) kalkulator, telepon genggam (HP), kamera dalam bentuk apapun, jam tangan, ballpoint;
    3) makanan dan minuman;
    4) senjata api/tajam atau sejenisnya. 
l. Selama tes CAT berlangsung peserta tes dilarang :
   1) bertanya/berbicara dengan sesama peserta tes;
   2) menerima/memberikan sesuatu dari/kepada peserta lain tanpa seijin panitia selama              ujian;
  3) keluar ruangan, kecuali memperoleh ijin dari panitia;
  4) merokok dalam ruangan tes.
  5) menggunakan komputer selain untuk aplikasi CAT.
m. Peserta tes yang telah selesai ujian segera meninggalkan ruangan CAT secara tertib.

2. Sanksi

Sanksi yang diberikan bagi peserta yang melanggar tata tertib berupa teguran lisan oleh panitia sampai dibatalkan (dianggap gugur) sebagai peserta tes.

3. Lain-Lain
    Hal – hal lain yang belum tercantum dalam tata tertib ini akan diatur kemudian
   dan merupakan tata tertib tambahan yang langsung disahkan.


Jakarta, 28 September 2016

Panitia   Seleksi   CPNS   Penyuluh
Pertanian   Dari   Pelamar   THL-TB
Penyuluh Pertanian Tahun 2016

Pengumuman ini bersumber dari Kementerian Pertanian RI
Share:
Read More

Senin, 26 September 2016

Pengumuman hasil pendaftaran per kabupaten/kota THL-TB Penyuluh Pertanian pada tanggal 27 September 2016

Sahabat pembaca Info ASN CPNS, sudah tahukah anda bahwa menurut PENGUMUMAN TAMBAHAN I NOMOR: B-1471/KP.110/A2/09/2016 PELAKSANAAN SELEKSI PENGADAAN ASN, Pengumuman hasil pendaftaran per kabupaten/kota pada tanggal 27 September 2016, melalui website Kementerian Pertanian (www.pertanian.go.id).

Berita ini bersumber dari Kementerian Pertanian RI.
Share:
Read More